Pengertian Buah

  1. A.     Buah Kering
  2. 1.      Pengertian

Buah tunggal, atau tepatnya buah sejati tunggal, lebih jauh lagi dapat dibedakan atas bentuk-bentuk buah kering (siccus), yakni yang bagian luarnya keras dan mengayu atau seperti kulit yang kering; dan buah berdaging (carnosus), yang dinding buahnya tebal berdaging.

Buah kering selanjutnya dibedakan atas buah yang tidak memecah (indehiscens) dan yang memecah (dehiscens). Buah indehiscens berisi satu biji, sehingga untuk memencarkan bijinya buah ini tidak perlu memecah. Yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah buah tipe padi, tipe kurung, dan tipe keras.

  1. Buah Padi

Buah padi (caryopsis, atau bulir) memiliki dinding buah yang tipis, dan berlekatan menyatu dengan kulit biji. Kulit biji ini kadang-kadang berlekatan pula dengan biji. Buah terbungkus oleh sekam. Buah suku padi-padian (Poaceae) dan teki-tekian (Cyperaceae) termasuk ke dalam kelompok ini.

Bulir atau buah padi adalah buah sekaligus biji. Bagian buah terletak di sebelah luar, terdiri dari lemma, palea, dan skutelum (scutellum). Bagian biji terdiri dari lapisan aleuron (hanya setebal satu lapis sel), endospermia (tempat penyimpanan cadangan makanan), dan embrio.

  1. Buah Kurung

Buah kurung (achenium) memiliki dinding buah yang tipis, berdempetan namun tidak berlekatan dengan kulit biji. Contohnya adalah buah (‘biji’) bunga pukul empat (Mirabilis). Buah kurung majemuk contohnya adalah (buah) bunga matahari.

  1. Buah Keras

Buah keras atau geluk (nux) terbentuk dari dua helai daun buah (carpel) atau lebih; bakal biji lebih dari satu, namun biasanya hanya satu yang menjadi biji sempurna. Dinding buah keras, kadangkala mengayu, tidak berlekatan dengan kulit biji. Contohnya adalah buah sarangan (Castanopsis).

Beberapa jenis buah keras, kulitnya mengalami pelebaran sehingga membentuk semacam sayap yang berguna untuk menerbangkan buah ini—jika masak—menjauh dari pohon induknya. Buah bersayap (samara) semacam ini contohnya adalah buah meranti (Shorea) dan kerabatnya dari suku Dipterocarpaceae.

Buah kering yang memecah (dehiscens) umumnya berisi lebih dari satu biji, sehingga memecahnya buah nampaknya terkait dengan upaya untuk memencarkan biji, agar tidak terkumpul di suatu tempat. Misalnya adalah:

  1. Buah berbelah (schizocarpium)

Buah berbelah (schizocarpium) memiliki dua ruang atau lebih, masing-masing dengan sebutir biji di dalamnya. Jika memecah, ruang-ruang itu terpisah namun bijinya masih terbawa di dalam ruang. Sehingga masing-masing ruang seolah buah kurung yang tersendiri. Contohnya adalah kemangi (Ocimum), beberapa jenis anggota Malvaceae, dan lain-lain.

  1. Buah kendaga

Buah kendaga (rhegma) seperti buah belah, namun ruang-ruang itu masing-masing memecah, sehingga bijinya terlempar keluar. Masing-masing ruang terbentuk dari satu daun buah. Contoh: para (Hevea), jarak (Ricinus).

  1. Buah kotak

Terdiri atas satu atau beberapa daun buah, berbiji banyak. Buah ini memecah jika masak, namun kulit buah yang pecah sampai lama tidak terlepas dari tangkai buah. Ada banyak macam buah kotak. Buah kotak sejati (capsula) terdiri atas dua daun buah atau lebih; jumlah ruangannya sesuai dengan jumlah daun buah asalnya. Buah ini membuka dengan bermacam-macam cara. Contohnya adalah durian (Durio), anggrek (Orchidaceae). ‘Daging buah’ durian yang dimakan sebetulnya adalah arilus (salut biji), perbesaran dari selaput penutup biji.

 

  1. 2.      Pemanfaatan

Buah kering mempunyai banyak manfaat, terutama bagi kesehatan. Beberapa jenis buah kering mengandung polifenol yang diketahui bisa melindungi jantung dari kerusakan. Contoh lain dari buah kering yang memiliki manfaat bagi kesehatan adalah bunga matahari. Banyak orang tak menyadari bahwa bunga matahari punya banyak khasiat di balik keindahannya. Bunganya mengandung quercimeritrin, helianthoside A-B-C, asam oleanolat, dan asam echinocystat. Untuk bijinya, terdapat kandungan beta sitosterol, prostagladin E, asam chlorogenic, asam quinat, phytin, dan 3-4 benzopyrine.

Dalam setiap seratus gram minyak biji bunga matahari, terdapat lemak dengan total seratus, yang terdiri dari lemak jenuh 9,8 dan lemak tak jenuh (oleat) sebanyak 11,7. Selebihnya terdapat linoleat sebanyak 72,9 dan sisanya tak mengandung kolesterol.

Semua bagian dari tumbuhan ini memiliki khasiat. Bunganya punya efek menurunkan tekanan darah dan mengurangi rasa sakit (analgesik). Bijinya sebagai antidisentri dan merangsang pengeluaran cairan tubuh dan campak. Daunnya berkhasiat antiradang, analgesik, dan antimalaria. Akarnya pun punya khasiat untuk antiradang, peluruh air seni, pereda batuk, dan analgesik. Sedangkan, sumsum batang dan daar bunganya berkhasiat merangsang energi vital, analgesik, menenangkan liver, dan masih banyak lagi.

Penggunaan seluruh bagian tanaman ini bisa dalam bentuk segar dan kering. Pemakaian luar, tumbuhannya dihaluskan dan ditempelkan pada bagian yang sakit. Contohnya untuk rematik, bisul, dan radang payudara.

Penggunaan untuk dalam, tumbuhannya direbus dan diminum. Ada pula yang disangrai seperti bijinya, lalu ditumbuk halus, diseduh air panas dan diminum. Pengobatan lewat cara ini adalah untuk keluhan sakit kepala, pusing, sakit gigi, radang payudara, batuk, batuk rejan, sesak napas, tekanan darah tinggi, mencegah kanker lambung, kembung, maag, susah buang air besar, disentri, infeksi saluran kemih, beri-beri, malaria, keputihan, pendarahan, dan hernia.

Penggunaan sumsum dari batang dan dasar bunga itu berisi kandungan hemicellulose yang menghambat sarcoma 180 dan Ehrlich ascitic carcinoma pada tikus. Ekstrak sumsum ini dapat menghancurkan nitrosamine dan dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan tumor saluran cerna. Hanya saja, bagi ibu yang tengah hamil, dilarang minum rebusan bunga matahari.

 

  1. 3.      Contoh Buah Kering
    1. Gandum (Triticum spp.)
    2. Padi (Oryza sativa)
    3. Jagung (Zea mays)
    4. Jelai (Hordeum vulgare)
    5. Jewawut (peninsetum sp)
    6. Sorgum (sorghum spp)
    7. Bunga Matahari (Helianthus annuus L.)
    8. Bunga Pukul Empat (Mirabilis jalapa L.)
    9. Teki Ladang (Cyperus rotundus)
    10. Udelan (Cyperus kyllinga)
    11. Meranti (Shorea sp.)
    12. Buah Sarangan (Castanopsis).
    13. Jarak (Ricinus communis)
    14. Kemangi (Ocimum canum)
    15. Karet (Hevea braziliensis)

 

  1. B.     Buah Berdaging
  2. 1.      Pengertian

Buah-buah tunggal berdaging pada umumnya tidak memecah (membuka) ketika masak. Salah satu perkecualiannya adalah pala (Myristica). Beberapa bentuk buah berdaging, di antaranya:

  1. Buah mentimun

Buah mentimun (pepo) serupa dengan buah buni, namun dengan dinding luar yang lebih tebal dan kuat. Pada buah yang masak, di tengahnya sering terdapat ruangan dan daging buahnya bersatu dengan banyak biji di dalam ruangan tersebut. Contohnya adalah mentimun (Cucurbita) dan kerabatnya.

  1. Buah jeruk

Buah jeruk (hesperidium) adalah variasi dari buah buni dengan tiga lapisan dinding buah. Lapisan luar yang liat dan berisi kelenjar minyak; lapisan tengah yang serupa jaringan bunga karang dan umumnya keputih-putihan; serta lapisan dalam yang bersekat-sekat, dengan gelembung-gelembung berisi cairan di dalamnya. Biji-biji tersebar di antara gelembung-gelembung itu. Contoh: buah jeruk (Citrus).

  1. Buah batu

Buah batu (drupa) memiliki tiga lapisan dinding buah. Eksokarp umumnya tipis menjangat (seperti kulit); mesokarp yang berdaging atau berserabut; dan endokarp yang liat, tebal dan keras, bahkan dapat amat keras seperti batu. Contohnya adalah mangga (Mangifera), dengan mesokarp berdaging; atau kelapa (Cocos), yang mesokarpnya berserabut.

  1. Buah delima

Dinding luarnya liat, keras atau kaku, hampir seperti kayu; dinding dalam tipis, liat, bersekat-sekat. Masing-masing ruang dengan banyak biji. Selaput biji tebal berair dan dapat dimakan. Contohnya adalah delima (Punica).

 

  1. 2.      Pemanfaatan

Buah berdaging banyak memiliki manfaat. Seperti contohnya adalah mangga, mangga dapat digunakan untuk mengatasi radang kulit, untuk penyakit influenza, dan untuk mencegah mabuk perjalanan.

Selain itu, contoh buah berdaging yang kaya akan manfaat  adalah nangka. Buah nangka kaya dengan kandungan energi yang tinggi, yaitu sebanyak 106 kalori untuk setiap 100 gram. Begitu juga kandungan karbohidratnya yang mencapai 27,6 gram dan protein sebanyak 1,2 gram, menjadikan buah ini layak sebagai bahan pangan alternatif. Namun sebaiknya hati-hati dalam mengkonsumsi buah nangka dalam jumlah yang banyak. Hal ini karena buah kenyal ini dapat menimbulkan gas dalam perut.

Buah nangka juga kaya denganmineral dan vitamin yang sangat baik untuk menjaga kesehatan maupun mencegah penyakit. Banyaknya kandungan vitamin A (sebanyak 51 RE) dan vitamin C (sebanyak 20 mg) sangat berguna dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan mata.

Begitu juga dengan kandungan kalsiumnya yang tinggi (20 mg) dan fosfor (19 mg), maupun mineral lainnya seperti zat besi (0,9 mg) yang sangat baik sebagai anti oksidan, anti kanker, untuk memperkuat tulang dan gigi, dan melancarkan pencernaan.

Manfaat buah nangka untuk kesehatan juga terlihat dari kandungan kaliumnya yang cukup besar yang sangat berguna untuk mengatasi hipertensi dan mencegah infeksi.

 

  1. 3.      Contoh Buah Berdaging
    1. Pala (Myristica fragrans)
    2. Mangga (Mangifera indica)
    3. Jambu Monyet (Anacardium occidentale)
    4. Ciplukan (Physalis minima).
    5. Jambu Batu (Psidium guajava)
    6. Pepaya (Carica papaya L)
    7. Tomat (Gycopersicum esculentum Mill.)
    8. Ketimun (Cucumis sativus L.)
    9. Apel (Pyrus malus)
    10. Labu (Cucurbita spp.)
    11. Semangka (Citrulus vulgaris)
    12. Pear (Pyrus sp.)
    13. Alpukat (Persea americana)
    14. Belimbing (Averrhoa carambola)
    15. Jeruk Nipis (citrusaurantifolia)

 

  1. C.     Buah Ganda
  2. 1.      Pengertian

Buah berganda adalah buah yang terbentuk dari satu kuntum bunga yang memiliki banyak bakal buah. Tiap-tiap bakal buah itu tumbuh menjadi buah yang tersendiri, lepas-lepas, namun akhirnya menjadi kumpulan buah yang nampak seperti satu buah. Sesuai dengan bentuk-bentuk buah penyusunnya, maka dikenal beberapa macam buah berganda. Misalnya:

  1. Buah kurung berganda
  2. Buah bumbung berganda
  3. Buah buni berganda
  4. Buah batu berganda

 

  1. 2.      Pemanfaatan

Manfaat dari buah ganda sangat banyak, salah satu contohnya adalah manfaat dari mawar. Mawar termasuk kelompok aroma terapi yang sangat penting. Minyak esense mawar berfungsi sebagai antiseptik, pembunuh jamur penyebab keputihan, dan menambah daya tahan tubuh. Aromanya yang harum sering digunakan sebagai aroma terapi yang mampu menenangkan dan meningkatkan mood.

 

Mawar juga berkhasiat melancarkan peredaran darah, menyembuhkan memar kulit, nyeri haid, TBC, kelenjar leher, batuk darah, sembelit, pembengkakan payudara, rematik, sakit lambung, maag, dan antikejang.

Ia juga mampu melancarkan aliran empedu, mengurangi rasa sakit pada perut, menghilangkan depresi, dan menyegarkan ginjal. Akarnya dapat digunakan untuk penyembuhan haid yang tidak teratur, bengkak, dan keputihan.

Pemanfaatan mawar bisa dilakukan dengan berbagai cara. Sebagai esense dengan cara mengeringkan bunga, ambil kelopaknya saja lalu masukkan ke dalam botol. Biarkan di tempat tertutup selama enam minggu hingga aromanya tercium tajam. Lalu saring dan simpan di tempat tertutup. Esense mawar dapat digunakan untuk campuran minuman dan bahan campuran membuat kue.

Sebagai tonikum gunakan bunga yang agak besar. Rendam 2-3 bunga ke dalam 300 cc air putih sampai layu, kurang lebih 2-3 jam. Minum airnya sedikit demi sedikit.

Sedangkan untuk terapi pilih kuntum yang belum terbuka, mengulum rapat dan beraroma harum. Simpan dalam lemari yang tidak mudah lembab. Terapi ini dapat digunakan untuk penderita dada sesak, down, sedih atau depresi.

Dan untuk menurunkan kadar lemak sekaligus mengatur peredaran darah serta mencerahkan dan meranumkan warna kulit yaitu dengan meminum teh mawar. Caranya masukkan teh mawar, melati, dan green tea bag ke dalam air mendidih. Biarkan 2-3 menit hingga aroma harumnya keluar. Jangan lupa gunakan cangkir yang telah dibilas dengan air panas. Bisa juga dengan menambahkan sedikit madu agar aromanya bertambah harum.

Atau dapat juga dipakai sebagai pengharum teh. Rebus kelopak mawar kering dengan teh dan air, kemudian saring. Tambahkan gula, madu, dan sedikit air jeruk. Minum dalam keadaan hangat. Namun harus diingat bahwa teh mawar tidak dianjurkan untuk wanita hamil. Sebab mawar bersifat melancarkan darah sehingga tidak baik untuk pertumbuhan janin.

Contoh lainnya adalah kanthil. Secara medis, bunga, batang, daun kantil (Michelia alba) mengandung alkaloid mikelarbina dan liriodenina yang mempunyai khasiat sebagai ekspektoran dan diuretik. Karena kandungan yang dipunyainya, kantil dipercaya dapat menjadi obat alternatif bagi berbagai penyakit seperti bronkhitis, batuk, demam, keputihan, radang, prostata, infeksi saluran kemih, dan sulit kencing.

Selain itu ada juga buah murbei yang banyak memiliki manfaat, antara lain: Murbei (Morus alba L.) dikenal karena daunnya yang digunakan sebagai makanan ulat sutera. Tidak hanya daun yang bermanfaat bagi peternakan ulat sutera, buah murbei juga digunakan sebagai anggur.

Tambahan informasi, murbei putih dipercaya berasal dari daratan Tiongkok., sedangkan murbei hitam berasal dari Iran. Di Israel, tanaman ini digunakan untuk berbagai keperluan bukan hanya untuk bahan kuliner tapi juga untuk pengobatan.

 

  1. 3.      Contoh Buah Ganda
    1. Mawar (Rosa hibrida Hort)
    2. Buah rubus (Rubus fraxinifolius Poir)
    3. Buah cempaka (Mechelia champaka L)
    4. Buah srikaya (Anona squamosa L)
    5. Kanthil (Michelia longifolia)
    6. Mawar Putih (Rosa alba)
    7. Buah arbe (Fragraria vesca L)
    8. Buah Mawar Hitam (Rosa pimpinellifolia)
    9. Murbei Putih (Morus alba L.)
    10. Sirsak (Annona).
    11. Buah mawar (rose hips)
    12. Cempaka Putih (Michelia alba)
    13. Mawar Floribunda (Rosa gallica versicolor).
    14. Murbei (Morus)
    15. Mawar Pantai (Rosa rugosa)
  2. D.     Buah Majemuk
  3. 1.      Pengertian

Pada beberapa jenis tumbuhan, bunga muncul secara teratur dan terus menerus sepanjang tahun, sehingga kita dapat melihat adanya bunga, pentil (buah muda) dan buah masak pada waktu yang bersamaan di satu pohon

Buah majemuk adalah buah hasil perkembangan bunga majemuk. Dengan demikian buah ini berasal dari banyak bunga (dan banyak bakal buah), yang tumbuh sedemikian sehingga pada akhirnya seakan-akan menjadi satu buah saja. Dikenal pula beberapa macam buah majemuk, di antaranya:

  • buah padi majemuk
  • buah kurung majemuk
  • buah buni majemuk
  • buah batu majemuk

Pada tahap-tahap perkembangan buah majemuk pada pace. Bunga-bunga pace berkumpul dalam satu perbungaan (bunga majemuk) yang disebut bongkol. Setelah diserbuki dan dibuahi, setiap kuntum bunga mulai tumbuh menjadi buah batu (drupa). Dalam perkembangannya, buah-buah batu ini pada akhirnya saling luluh menjadi sebutir buah batu majemuk.

Sesuai dengan definisi, buah ganda dan buah majemuk sukar disebut buah sejati. Karena pada buah-buah tersebut terdapat bagian-bagian lain dari bunga –selain bakal buah– yang turut bertumbuh dan berkembang menjadi buah, baik bagian-bagian itu menjadi bagian utama buah ataupun bukan.

 

  1. 2.      Pemanfaatan

Salah satu bentuk pemanfaatan buah majemuk adalah pemanfaatan pada buah anggur. Anggur memiliki banyak manfaat kesehatan karena mengandung berbagai jenis senyawa metabolit sekunder, terutama golongan flavonoid dan antosianin, serta resveratol.[9] Penelitian lain mengungkapkan bahwa senyawa aktif di dalam anggur mampu meningkatkan kerja sel endotelial yang berperan dalam memperlancar aliran darah dalam arteri terkait dengan aktivitasnya terhadap sel-sel otot halus.[10] Melalui mekanisme ini, risiko terkena serangan jantung dapat berkurang. [11]Selain itu, anggur juga mengandung banyak senyawa antioksidan yang daya kerjanya lebih kuat daripada vitamin C dan vitamin E.[11] Di dalam tubuh, senyawa flavonoid anggur dapat meningkatkan produksi lemak baik (HDL) sekaligus menurunkan trigliserida yang beredar di dalam darah

Buah anggur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena mengandung antioksidan dan serat yang tinggi sehingga dapat menjadi sumber energi yang menyegarkan dan berkhasiat mencegah penuaan dini. Selain itu, buah ini mengandung vitamin C, A, B (thiamin), E, dan K (kalium). Vitamin C, selain dapat menyehatkan gusi dan mulut (anti sariawan), juga mengandung aktioksidan yang dapat menjaga imunitas tubuh. Selain dagingnya, biji buah anggur sebenarnya tidak kalah berkhasiat karena mengandung pycnogenol, penguat kolagen untuk kelenturan pembuluh darah. Sedangkan kulitnya kaya akan zat flavonoid yang berfungsi antioksidan. Manfaat lain dari mengkonsumsi buah anggur adalah untuk mencegah kanker colon atau kanker usus besar karena kandungan antioksidan dan serat yang tinggi.

Banyaknya khasiat dari buah anggur telah dipandang sebagai peluang bisnis oleh berbagai produsen minuman dalam kemasan sehingga kini kita bisa mengkonsumsi sari buah anggur kapan pun yang kita mau.

 

  1. 3.      Contoh Buah Majemuk
    1. Nangka (Artocarpus heterophyllus)
    2. Rambutan (Nephelii lappacei)
    3. Buah merah (Pandanus conoideus)
    4. Pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius)
    5. Petai (Parkia speciosa)
    6. Buah Bendo (Artocarpus Elasticus)
    7. Lamtoro (Leucaena leucocephala)
    8. Mengkudu (Morinda citrifolia)
    9. Putri Malu (Mimosa pudica L.)
    10. Durian (Durio zibethinus)
    11. Anggur (Vitis vinifera)
    12. Duku (Lansium domesticum Corr)
    13. Buah Pandan (Pandanus tectorius Sol)
    14. Buah beringin (Ficus bejamina L)
    15. Buah asam (Tamarindus indica L)

 

  1. E.     Buah Tak Berbiji
  2. 1.      Pengertian

Keadaan tak berbiji merupakan salah satu ciri penting buah-buahan komersial. Kultivar-kultivar pisang dan nanas adalah contohnya. Demikian pula, buah-buah jeruk, anggur, dan semangka dari kultivar tak berbiji umumnya dihargai lebih mahal. Keadaan tak berbiji demikian biasa pula disebut sukun.[7]

Pada sejumlah spesies, keadaan tak berbiji merupakan hasil dari partenokarpi, yakni proses pembentukan buah tanpa terjadinya pembuahan sebelumnya. Buah partenokarpi bisa terbentuk dengan atau tanpa peristiwa penyerbukan. Kebanyakan kultivar jeruk sukun memerlukan penyerbukan untuk proses pembentukannya; namun pisang dan nanas tidak memerlukannya. Sementara itu, keadaan tak berbiji pada anggur sebetulnya terjadi karena matinya atau tidak tumbuhnya embrio (dan biji) yang dihasilkan oleh pembuahan, keadaan yang dikenal sebagai stenospermokarpi, yang memerlukan proses penyerbukan dan pembuahan secara normal.

 

  1. 2.      Pemanfaatan

Manfaat dari buah tak berbiji dapat dilihat dari pemanfaatan buah pisang. Pisang dikenal sebagai salah satu makanan super bagi para atlet dan pakar kesehatan. Kandungan tiga gula alami, sukrosa, fruktosa dan glukosa serta serat memberi energi untuk pembakaran energi selama 90 menit nonstop.

Tapi, ‘penyumbang’ energi bukanlah satu-satunya manfaat buah pisang. Jenis buah tropis ini membantu mengatasi dan mencegah beberapa macam penyakit dan gangguan kesehatan. Sehingga diperlukan untuk menambah diet harian.

  1. Anemia

Pisang tinggi zat besi yang merangsang produksi hemoglobin dalam darah dan membantu mengatasi anemia.

 

  1. Tekanan Darah Tinggi

Buah tropis memiliki kandungan kalium yang tinggi tetapi rendah garam, sehingga sempurna untuk mencegah dan mengurangi tekanan darah tinggi. Badan Obat dan Makanan US (FDA) mengizinkan produsen buah ini mengklaim pisang menurunkan risiko tekanan darah dan stroke.

  1. Meningkatkan konsentrasi

Kemampuan belajar siswa yang makan pisang saat sarapan dan makan siang terpacu karena kandungan kalsium tinggi dalam pisang. Kalsium berfungsi membantu meningkatkan konsetrasi dan kewaspadaan.

  1. Sembelit

Tinggi kadar serat yang membantu menormalkan pencernaan dan membantu mengatasi sembelit tanpa obat-obatan laksatif.

  1. Depresi

Para penderita depresi merasa lebih baik setelah makan pisang. Sebab, pisang mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah menjadi serotonin dalam tubuh untuk memberi rasa relaks, memperbaiki mood dan membuat bahagia.

  1. Obat Mabuk

Cara termudah untuk mengobati rasa sakit dan mual akibat mabuk adalah dengan milkshake pisang dicampur madu. Pisang menenangkan perut dan madu meningkatkan kembali gula darah.

  1. Penyakit Jantung

Pisang memiliki efek antasid, sehingga bila merasa hati seperti terbakar, makan pisang akan meringankan rasa sakit. Makan pisang secara teratur dapat mengurangi risiko stroke sebesar 40 persen.

  1. Morning Sickness ( Mual pada wanita hamil )

Mengemil pisang di antara waktu makan besar membantu menjaga kadar gula dan mencegah mual-mual pada wanita hamil.

 

 

 

  1. Gigitan Nyamuk

Sebelum menggunakan krim anti-gigitan serangga, coba olesi bagian yang terkena gigitan nyamuk dengan bagian dalam pisang kulit pisang. Ini akan mengurangi pembengkakan dan iritasi.

  1. Saraf

Buah pisang tinggi kadar vitamin B yang membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi stres dengan kandungan potasiumnya.

  1. PMS ( Nyeri haid )

Vitamin B6 dalam pisang mengontrol tingkat glukosa darah, yang dapat mempengaruhi suasana hati Anda menjelang menstruasi.

  1. Merokok

Pisang juga dapat membantu orang yang mencoba berhenti merokok. Tingkat vitamin C, A, B6, dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek racun nikotin.

  1. Pengendali Suhu Tubuh

Pisang berfungsi sebagai makanan ‘pendingin’ yang memperbaiki kondisi fisik dan emosional ibu. Pisang dapat menurunkan suhu dalam kandungan dan membantu bayi lahir dengan suhu tubuh tidak tinggi.

  1. Maag dan Luka Usus

Pisang mencegah maag dan luka akibat gangguan pencernaan karena tekturnya yang lembut. Pisang satu-satunya makanan yang membantu mengatasi ulkus over-kronis dan menetralisir iritasi pada bagian dalam perut.

  1. Obat Kutil

Pisang adalah obat alami untuk menghilangkan kutil. Letakkan kulit bagian dalam pisang pada kutil dan plester.

Sakit kuning atau penyakit lever adalah penyakit yang mematikan, namun anda jangan takut, penyakit ini gampang dan mudah disembuhkan jika orang tersebut rajin dan tekum menjalani pengobatannya.

Ambillah satu buah sukun, belah menjadi 4 potong dan direbus sampai mendidih, minumlah sebanyak mungkin air rebusan tersebut dan bila perlu setiap minum pakailah air rebusan tersebut selama dua minggu atau lebih maka penyakit lever akan sembuh.

Jika buah sukun susah didapatkan maka daun sukun juga sangat berkhasiat menyembuhkan lever, caranya adalah ambil 10 helai daun sukun yang sudah tua warna kuning, rebus sampai mendidih seperti warna teh, berikan dan minumkan ke penderita air rebusan selama 2 minggu maka sakit lever tersebut sembuh, mudah-mudahan resep ini dapat membantu keluarga yang membutuhkan.

 

  1. 3.      Contoh Buah Tak Berbiji
    1. Pisang (Musa acuminate)
    2. Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.)
    3. Sukun (Artocarpus altilis)
    4. Kluwih (Artocarpus camansi)
    5. Kelapa (Cocos nucifera)
    6. Jeruk sukun (Citrus)
    7. Stroberi (Fragaria ananassa)
    8. Arbei (Fragaria vesca)
    9. Bengkuang (Pachyrhizus erosus)
    10. Kentang (Solanum tuberosum L.)
    11. Ubi jalar (Ipomoea batatas L.)
    12. Kunir (Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val.)
    13. Pinang (Areca catechu)
    14. Semangka Sukun (Citrulus vulgaris)
    15. Kacang tanah (Arachis hypogae L)

 

  1. F.     Pemencaran Biji
  2. 1.      Pengertian

Variasi dalam bentuk dan struktur buah terkait dengan upaya-upaya pemencaran biji. Pemencaran ini bisa terjadi dengan bantuan hewan, angin, aliran air, atau proses pecahnya buah yang sedemikian rupa sehingga melontarkan biji-bijinya sampai jauh.

  1. Pemencaran oleh binatang (zookori)

Pemencaran oleh binatang biasa terjadi pada buah-buah yang memiliki bagian-bagian yang banyak mengandung gula atau bahan makanan lainnya. Musang, misalnya, menyukai buah-buah yang manis atau mengandung tepung dan minyak yang menghasilkan energi. Aneka macam buah, termasuk pepaya, kopi dan aren, dimakannya namun biji-bijinya tidak tercerna dalam perutnya. Biji-biji itu, setelah terbawa ke mana-mana dalam tubuh musang, akhirnya dikeluarkan bersama tinja, di tempat yang bisa jadi cukup jauh dari pohon asalnya. Demikian pula yang terjadi pada beberapa macam biji-biji rumput dan semak yang dimakan oleh ruminansia. Pemencaran seperti itu disebut endozoik. Dari golongan burung, telah diketahui sejak lama bahwa burung cabe (Dicaeidae) memiliki keterkaitan yang erat dengan penyebaran beberapa jenis pasilan atau benalu (Loranthaceae); yang buah-buahnya menjadi makanan burung tersebut dan bijinya yang amat lengket terbawa pindah ke pohon-pohon lain.

Cara lain adalah apa yang disebut epizoik, yakni pemencaran dengan cara menempel di bagian luar tubuh binatang. Buah atau biji yang epizoik biasanya memiliki kait atau duri, agar mudah melekat dan terbawa pada rambut, kulit atau bagian badan binatang lainnya

  1. Pemencaran oleh angin (anemokori)

Di kawasan hutan hujan tropika, pemencaran oleh angin merupakan cara yang efektif untuk menyebarkan buah dan biji, nomor dua setelah pemencaran oleh binatang. Tidak mengherankan jika Dipterocarpaceae, kebanyakan memiliki bentuk buah samara, menjadi salah satu suku pohon yang mendominasi tegakan hutan di Kalimantan dan Sumatra. Tumbuhan lain yang memanfaatkan angin, yang juga melimpah keberadaannya di hutan hujan ini, adalah jenis-jenis anggrek (Orchidaceae). Buah anggrek merupakan buah kotak yang memecah dengan celah-celah, untuk melepaskan biji-bijinya yang halus dan mudah diterbangkan angin. Alih-alih buahnya, pada jenis-jenis tumbuhan tertentu adalah bijinya yang memiliki sayap atau alat melayang yang lain.

 

 

  1. Pemencaran oleh air (hidrokori)

Buah-buah yang dipencarkan oleh air pada umumnya memiliki jaringan pengapung (seperti gabus) yang terisi udara atau jaringan yang tak basah oleh air. Buah bakau (Rhizophora) telah berkecambah semasa masih melekat di batangnya (vivipar). Akar lembaga dan hipokotilnya tumbuh memanjang keluar dari buah dan menggantung di ujung ranting, hingga pada saatnya kecambah terlepas dan jatuh ke lumpur atau air di bawahnya. Kecambah yang jatuh ke lumpur mungkin langsung menancap dan seterusnya tumbuh di situ; namun yang jatuh ke air akan terapung dan bisa jadi terbawa arus air sungai atau laut hingga ke tempat yang baru, di mana kecambah itu tersangkut dan tumbuh menjadi pohon.

  1. Pemencaran sendiri

Beberapa banyak macam buah, melemparkan sendiri biji-bijinya melalui berbagai mekanisme pecahnya dinding buah, yang sebagian besar berdasarkan pada peristiwa higroskopi atau turgesensi. Buah-buah kering yang memecah sendiri (dehiscens), di saat masak kehilangan kadar airnya, hingga pada lengas tertentu bagian-bagian yang terkait melenting secara tiba-tiba, memecah kampuh, dan melontarkan biji-biji di dalamnya ke kejauhan. Contohnya adalah buah para (Hevea), yang sering terdengar ‘meletus’ di kala hari panas. Demikian pula berbagai macam polong-polongan (Fabaceae), yang dapat melontarkan biji hingga beberapa puluh meter jauhnya. Buah pacar air (Impatiens), karena sifat lentingnya, bahkan sering digunakan anak-anak untuk bermain.

 

  1. 2.      Pemanfaatan

Dulu, banyak pohon mahoni ditanam di pinggir jalan sebagai pohon perindang. Buahnya yang sering gugur sendiri ke tanah, diambil bijinya untuk bahan pengobatan berbagai jenis penyakit. Selain dikenal sebagai penyembuh malaria, juga dapat dipakai mengobati kencing manis.

Amat mudah untuk membuat biji mahoni menjadi obat kencing manis. Yakni cukup menyeduh bijinya yang sudah dilembutkan sebanyak setengah sendok teh dengan air panas matang sebanyak setengah gelas. Minumlah seduhan ini 3 menit sebelum makan. Lakukan cara ini sebanyak 2-3 kali sehari.

Kalau kurang mantap dengan bahan-bahan tunggal, dapat pula dibuat racikan. Salah satunya berbahan 2 jari kulit batang pulai, 2 jari kulit batang duwet, 1/3 genggam daun sambilata dan 2 jari gula aren. Semua bahan dicuci, dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air putih hingga menjadi 2 gelas. Setelah dingin disaring, hasilnya diminum 3 kali sehari. Lakukan cara ini minimal 5 hari berturut-turut.

Penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan buah mahoni adalah Tekanan darah tinggi (Hipertensi) , Kurang napsu makan, Demam; Kencing manis (Diabetes mellitus), Masuk angin, Ekzema, Rematik;

 

  1. 3.      Contoh Buah dengan Pemencaran Biji
    1. Buah Rumput Jarum (Andropogon)
    2. Buah Bakau (Rhizophora)
    3. Pacar Air (Impatiens walleriana)
    4. Beringin (Ficus benjamina)
    5. Benalu (Loranthus sp).
    6. Jambu Biji (Psidium guajava)
    7. Pepaya (Carica papaja).
    8. Wijen (Sesamum sp)
    9. Tembakau (Nicotiana tabacum).
    10. Kopi (Cofea tanaman sp)
    11. Nyamplung (Calophylum sp).
    12. Mahoni (Sweitenia mahagoni)
    13. Damar (Agathis alba)
    14. Alang-alang (Imperata cylindrica)
    15. Kapok (Ceiba pentandra)

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s